ornamen ornamen ornamen

Pojok Guru

Home // Pojok Guru

Glow Up 2026: Santri Khalifah Skip Pesta, Level Up Iman!

31 December 2025

410 views

Glow Up 2026: Santri Khalifah Skip Pesta, Level Up Iman!
Refleksi

Santri Khalifah, tahun baru 2026 bukan soal countdown sampai jam 12 malam sambil bernyanyi-nyanyi pesta, tapi momen glow up spiritual yang benar-benar membuat hidup level up. Bagi kita yang sedang mengejar ridho Allah di pesantren modern ini, euforia duniawi seperti itu justru merugikan, karena hukumnya haram dan mirip sikap Yahudi yang dilarang Nabi.​


Kenapa Hindari Malam Tahun Baru?

Bayangkan kamu sedang asyik berkumpul dengan keluarga, tapi malah ikut-ikutan tradisi yang tidak ada dasar di Islam. Ulama menyatakan, merayakan tahun baru Masehi itu bid'ah dholalah atau bahkan makruh hingga haram karena menyerupai non-Muslim. Hadits Nabi SAW yang diriwayatkan Abu Dawud tegas: "Barangsiapa menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk dari mereka." Ini dalil kuat! Ibnu Taimiyyah sampai menyatakan, perayaan seperti ini tidak ada contoh dari salafus shalih, plus membuat kita lupa prioritas ibadah.​

Petasan? Jangan sekali-kali! Itu bukan hanya berisik mengganggu tetangga, tapi juga berbahaya secara fisik seperti luka bakar atau kebakaran, hingga mengganggu makhluk hidup. Islam melarang dharar (bahaya) pada diri sendiri atau orang lain. Contohnya, bayi menangis kencang karena ledakan, atau hewan peliharaan stres. PM Khalifah mengajarkan kita memprioritaskan keselamatan dan ketenangan, bukan sensasi sesaat seperti tahun 2016 dulu yang ramai petasan. 


Hadits Beruntung yang Mengena

Inti tahun baru bagi santri kita: evaluasi diri! Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa hari ini lebih baik daripada kemarin, maka dialah orang yang beruntung. Barangsiapa hari ini sama saja dengan kemarin, maka ia orang yang merugi. Barangsiapa hari ini lebih buruk daripada kemarin, maka celakalah dia.”

Ini reminder harian, apalagi saat pergantian tahun 2026. Kamu tidak perlu pesta, cukup muhasabah: apa prestasi tahun ini? Sholat malam lebih khusyuk? Hafalan Quran bertambah surah? Berjamaah ke masjid lebih terjaga? Bantu orangtua menjadi hal yang utama ? Atau prestasi akademik di PM Khalifah semakin kinclong? Yang penting, hari ini kamu lebih dekat dengan Allah daripada kemarin. 


Niat & Komitmen Santri PM Khalifah

Sebagai santri Pesantren Modern Khalifah, kamu punya DNA berbeda. Kita fokus pada ilmu dan pengembangan diri ala pesantren. Niat kamu untuk tahun baru 2026: "Ya Allah, buat saya lebih giat tahfidz, lebih rajin ibadah, dan berprestasi di bidang berbagai bidang."

Komitmennya?


  • Bangun pagiuntuk tahajud, target 2 rakaat lebih dari kemarin.


  • Berjamaah ke masjid sholat subuh.


  • Hindari gadget sia-sia, ganti scroll TikTok dengan kajian online.


  • Bantu bonyak nyokap di rumah.


  • Prestasi akademik dan non akademik


Ini bukan resolusi kosong, tapi azam syar'i yang membuat kamu beruntung abadi. 


Refleksi Glow Up Spiritual

Santri Khalifah, bayangkan kamu duduk di musholla dekat rumah, angin malam Desember 2025 menyapa, sementara countdown dunia mulai ramai di luar sana. Tapi saya? Santai saja, pegang mushaf, dan berbisik dalam hati: "Saya tidak ikut euforia itu, karena saya tahu hukumnya haram." Bukan sok suci, tapi sadar diri. Hadits tasyabbuh seperti alarm: jangan sampai kamu "termasuk mereka" hanya karena pesta malam tahun baru. Yahudi atau Nasrani punya kalender mereka, kita punya Hijriah yang hijrahnya Nabi. 

Flashback 2016, petasan meledak kemana-mana, anak kecil lari ketakutan, duit habis untuk barang haram yang cuma 5 menit. Sekarang? Kita sudah berevolusi. PM Khalifah ajarkan modern tapi Islami: tidak perlu kembang api, cukup nyalakan hati dengan iman. Hukum petasan? Makruh atau haram karena dharar, ulama sepakat mengganggu umat. 

Hadits utama yang bikin meresap: "Man kana yawmuhu khayran min amsihi fahuwa rabih..." Artinya, hari ini harus lebih baik dari kemarin. Bagi santri, berarti apa? Tahun 2025 kamu capai apa? Hafal 10 juz? Bantu bangun pesantren lewat media? Atau stuck di zona nyaman? Muhasabah akhir tahun wajib, seperti QS Al-Hasyr:18, perhatikan amal untuk hari esok. 

Komitmen 2026? Mulai dengan niat: "Saya mau lebih dekat Allah, lebih giat ibadah, lebih berprestasi." Bayangkan kamu bangun pagi, sholat sunnah, lalu baca buku positif. Siangnya, bantu orangtua beraktifitas banyak Gerak silaturrahim, sesekali buka HP. Malamnya, tilawah sekalaligus murojaah hapalan. Tidak kaku, mengalir, biar anak muda paham Islam fleksibel tapi teguh.

Refleksi pribadi: dulu saya juga tergoda pesta, tapi pas baca hadits ini, sadar: rugi kalau sama seperti kemarin. Lebih buruk? Celaka! Jadi, target kamu:

  • Spiritual: naikkan kualitas sholat dan tilawah.


  • Akademik: Meraih nilai terbaik dari tiap mapel


  • Sosial: dakwah dan banyak membantu orang lain


  • Karakter: lebih sabar, lebih ikhlas.


Pesantren kita unik. PM Khalifah bukan sekadar ngaji, tapi membentuk leader masa depan. Tahun baru 2026 ini, janji pada diri: no more wasting time. Allah lihat usaha kamu, bukan pesta kamu. Beruntung itu kamu yang hari ini lebih shalih, lebih berguna. 

Lanjut refleksi lebih dalam. Bayangkan hidup kamu seperti game RPG: level up setiap hari. Tahun baru hanya pemicu untuk reset stars ke arah positif. Hindari tasyabbuh, karena Nabi bilang itu zona bahaya. Petasan? Skip, simpan duit untuk sedekah atau beli buku baru. Euforia dunia fana, ridho Allah abadi. 

Bagi santri akhwat seperti Farah di proyek film kita, komitmennya: lebih aktif bantu ibu. Ikhwan? Ikut kerja bakti Bersama warga, olahraga sunnah biar fit dakwah. Semua balik ke hadits: lebih baik = beruntung.

Doa bersama: Ya Rabb, jadikan 2026 tahun kita naik kelas iman. Amin. Glow up terus, santri PM Khalifah! 

Komentar

ggiieee 2 months ago
alhamdulillah selama satu tahun yang terlewati kemarin saya dapat banyak keterampilan dan bakat yang saya peroleh dari tahun kemarin, dan saya harap di tahun inii saya memperoleh rasa keingintahuan yang lebih dalam di bidang yang tidak di sukai oleh saya, dan juga memperkuat hafalan dengan mengatur waktu murojaah. (gisellaaa ratuu)
Ervan 505 2 months ago
Saya harap bisa lebih baik dari pada sebelum nya serta tidak malas malasan lagi dan bisa lebih menghargai waktu luang yang ada ( ERVAN )
Neng Rohani 2 months ago
Ingin membanggakan orang tua, rasmi, mendapatkan nilai yang lebih dari sebelumnya dan menjadi pribadi yang baik dari sebelumnya (salsa khirana)
Neng Rohani 2 months ago
Ingin membanggakan orang tua, rasmi, mendapatkan nilai yang lebih dari sebelumnya dan menjadi pribadi yang baik dari sebelumnya (salsa khirana)
Neng Rohani 2 months ago
Ingin membanggakan orang tua, rasmi, mendapatkan nilai yang lebih dari sebelumnya dan menjadi pribadi yang baik dari sebelumnya (salsa khirana)
Neng Rohani 2 months ago
Ingin membanggakan orang tua, rasmi, mendapatkan nilai yang lebih dari sebelumnya dan menjadi pribadi yang baik dari sebelumnya (salsa khirana)
Neng Rohani 2 months ago
Ingin membanggakan orang tua, rasmi, mendapatkan nilai yang lebih dari sebelumnya dan menjadi pribadi yang baik dari sebelumnya (salsa khirana)
Neng Rohani 2 months ago
Ingin membanggakan orang tua, rasmi, mendapatkan nilai yang lebih dari sebelumnya dan menjadi pribadi yang baik dari sebelumnya (salsa khirana)
Neng Rohani 2 months ago
Ingin membanggakan orang tua, rasmi, mendapatkan nilai yang lebih dari sebelumnya dan menjadi pribadi yang baik dari sebelumnya (salsa khirana)
Neng Rohani 2 months ago
Ingin membanggakan orang tua, rasmi, mendapatkan nilai yang lebih dari sebelumnya dan menjadi pribadi yang baik dari sebelumnya (salsa khirana)
gisya 2 months ago
gisyanove saya ingin cepat tasmih juz 30 dan target saya bisa sampai 10 juz . di 2026 ini saya ingin menjadi lebih baik dalam swgala hal apapun dan bisa memberi yang paling terbaik buat orang tua
Azzarine Neisya 2 months ago
azzarine saya ingin saya dapat mentasmikan juz 1 di semester depan saya juga ingin dapat mengerti mata pelajaran yang kita plajari dan saya juga ingin mengembangkan sikap serta sifat saya yang sedikut buruk
kyy 2 months ago
rizky 1. yang saya capai tasmi 2 juz 2. dapet penghargaan tahfidz atau akademik terbaik 3. mau lebih ngejaga sikap dan lebih rajin buat ngafal dan belajar
Diparyandi Diparyandi 2 months ago
MasyaAllah
Mahira Hasna 2 months ago
Mahira hasnaa rencana sayaa dirumah sajaa karena tidak ada yang ngajak mainn Alhamdulillah saya sudah tasmi juz 1 dann selesai ziyadahh juz 2 , yangg belum tercapai tasmii sekali duduk 5 juzz,aminnnn, capaian di tahun 2026 semoga saya bisa tasmi juzz 2 dann bisaa lebih baik lagii
Alvian Nizam 2 months ago
Rencana saya di rumah saja dan Alhamdulillah capaian saya bisa tasmi juz 1 dan yang belum tercapai 10 juz, aamiin bisa, dan capaian di tahun 2026 bisa menjadi lebih baik lagi dan lebih semangat lagi.(Alvian Nizam)
Alvian Nizam 2 months ago
Rencana saya di rumah saja dan Alhamdulillah capaian saya bisa tasmi juz 1 dan yang belum tercapai 10 juz, aamiin bisa, dan capaian di tahun 2026 bisa menjadi lebih baik lagi dan lebih semangat lagi.(Alvian Nizam)
where there 2 months ago
Apa rencana malam ini? Melewatkan pesta pora atau kembang api (skip pesta) dan memilih melakukan evaluasi diri (muhasabah), tilawah, serta murojaah hafalan di musholla atau rumah. Apa capaian kamu di tahun 2025? Capaian yang disebutkan meliputi sholat malam yang lebih khusyuk, bertambahnya hafalan Al-Qur'an (target hingga 10 juz), menjaga sholat berjamaah di masjid, serta meraih prestasi akademik yang baik. Yang belum tercapai apa? Artikel menyiratkan hal-hal yang perlu diperbaiki adalah kebiasaan membuang waktu secara sia-sia (wasting time), seperti terlalu banyak scrolling media sosial (TikTok), dan kurangnya membantu orang tua. Tahun 2026 mau apa? Ingin melakukan "Glow Up Spiritual" dengan niat lebih dekat kepada Allah, lebih giat tahfidz, rajin ibadah (tahajud dan subuh berjamaah), serta berprestasi di bidang akademik maupun non-akademik.

Tentang Penulis

H. Hendar Ali, Lc., M.Pd.

H. Hendar Ali, Lc., M.Pd.

Saat ini sebagai direktur Pesantren Modern Khalifah, penceramah dan pembimbing haji–umrah. Pernah berdakwah di Malaysia, Hong Kong, dan Makau. Pernah menjabat Ketua IKADI Kab. Sukabumi dan kini aktif sebagai pengurus MUI daerah.

Ditulis oleh:

H. Hendar Ali, Lc., M.Pd.

Bagikan: